Apa yang menarik dengan Mekah? MekkahatauMakkah al-Mukarramah(bahasa Arab:مكة المكرمة) atau disingkat denganMakkahmerupakan sebuah kota utama diArab Saudi. Kota ini menjadi tujuan utama kaum muslimin dalam menunaikan ibadah haji,Di kota ini terdapat sebuah bangunan utama yang bernama Masjidil Haram dengan Ka'bah di dalamnya. Bangunan Ka'bah ini dijadikan patokan arah kiblat untuk ibadah salat umat Islam di seluruh dunia. Kota ini merupakan kota suci umat Islam dan tempat lahirnya Nabi Muhammad SAW.
Lalu bagaimana dengan perasaan anda ketika berada di kota ini?
AllahSubhanahu wa Ta’alaberfirman dalam surah Ali Imran: 97
“Dan siapa yang masuk ke dalamnya (Baitullah), maka amanlah ia.” Banyak yang bercerita, bahwa ketika di Mekah, kita harus ekstra hati-hati menjaga diri, terutama para perempuan jangan bepergian sendiri di kawasan ini, jangan sampai tidak didampingi oleh muhrimnya, bahkan ketika di hotel pun jangan keluar kamar sendirian, jangan menggunakan lift sendiri, jangan mengobrol dengan para pria yang belum dikenal (setuju sich), wadoh...sebelum sampai kawasan ini dengan nyata berdiri di kota ini, kita akan mengalami paranoid...memang berlebihan. Begitu hebatnya cerita ini melekat di benak para ibu, sampai-sampai suatu saat seorang ibu muda dari Bekasi (saya bertemu beliau di dalam lift) minta diantar oleh saya di dalam lift ke ruang makan, hanya lantaran ia tidak mau menaiki lift sendirian,wah..wah...barangkali ibu muda ini takut bertemu dengan orang laki-laki besar dari Arab atau India...takut dimakan , he he...becanda aja....astaghfirullah. Yang sesungguhnya, insya Allah kota Mekkah ini benar-benar aman, nyaman, jiwa akan tenang memasukinya, bahkan nuansa religius yang sangat spektakuler akan mengakibat seseorang malas untuk meninggalkan kawasan ini. Yang banyak kita temukan adalah penduduk asli yang selalu berkata jujur, apa adanya, dan tidak dibuat-buat....kecuali berhati-hatilah dengan para pendatangnya semisal para pengemis yang memaksa meminta, para penjarah yang justru biasanya dari Indonesia sendiri, atau seorang cleaner hotel yang memaksa meminta membersihkan kamar hotel anda...
Daerah sekitar masjid sedang marak dengan pembangunan gedung-gedung
Burung-burung di sekitar Mekah tidak boleh di bunuh, secara berkala pengunjung dapat memberi makan burung-burung ini
Secara kasat mata, aktivitas kota Mekah tidak jauh berbeda dengan lalu lalangnya kota-kota besar dunia, namun jika ditilik lebih dalam, sebuah pusaran sangat besar mengalir deras terus-menerus menuju pusat masjidil haram, mendorong hampir jutaan manusia setiap saat tanpa henti untuk memuji dan memuja Rabb semesta alam, tanpa henti...sekali lagi tanpa jeda...sesuatu yang Besar mengatur sistem ini di luar nalar manusia. Anda bisa bayangkan orang berduyun-duyun datang dari seluruh penjuru dunia, untuk tertarik hanyut dalam pusaran thawaf seperti layaknya bulan mengelilingi bumi, bumi dan planet-planet mengelilingi matahari, matahari mengelilingi pusat jagat raya...bahkan elektron mengelilingi inti atom, tanpa kecuali semua berthawaf dalam arah yang nyaris sama...Masya Allah...bagaimana mungkin manusia tidak menyadari ini ?
Do'a yang dikabul : Tidak ada lahan pertanian, namun buah-buahan melimpah...
Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezkilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.(Al Qur'an, S.Ibrahim.37)
Manakala kita berkeinginan untuk memperoleh sesuatu melalui usaha yang benar-benar dilakukan dengan syarat keinginan tsb di dalam jangkauan logika kita, tentu kita akan dengan yakin menjalani proses pencapaian keinginan tadi dengan penuh keyakinan. Bila kondisi dan keadaan - tidak memungkinkan untuk sebuah ketercapaian, apakah yang harus kita perbuat ? Haruskah kita berangan-angan, melamun , atau sekedar pasrah menerima takdir.........;ungkapan dan do'a para nabi mencontohkan kita untuk melakukan usaha yang benar dan dibenarkan oleh aturan hukum yang berlaku di alam raya ini. Begitu pas dan mengenanya do'a Nabi Ibrahim yang memohon kepada Rabb nya,agar keturunannya mendirikan shalat sehingga kota Mekah selalu dikunjungi manusia dari seluruh dunia, dan keturunannya diberi rejeki buah-buahan...tentu saja mereka akan sangat bersyukur. Sehingga Anda akan menemukan berbagai jenis buah-buahan di seantero Mekah, bahkan pisang di Mekah bentuknya cantik,besar-besar, berwarna kuning terang, tidak seperti pisang di Indonesia (seperti ambon lumut, ambon putih, atau pisang raja) yang ukurannya masih lebih kecil daripada pisang Mekah. Ada juga buah-buahan yang tidak ada di negri kita, di Mekah tersedia setiap saat, dan anehnya..rasa buah-buahan tsb enak dan segarrr...belum lagi dengan kurma dan anggurnya...Subhanallah, betapa nikmatnya bila sebuah do'a dikabulkan oleh Allah SWT.
Masjid Nabawi adalah masjid kedua yang dibangun oleh Rasulullah saw., setelah Masjid Quba yang didirikan dalam perjalanan hijrah beliau dari Mekkah ke Madinah. Masjid Nabawi dibangun sejak saat-saat pertama Rasulullah saw. tiba di Madinah, yalah di tempat unta tunggangan Nabi saw. menghentikan perjalanannya. Lokasi itu semula adalah tempat penjemuran buah kurma milik anak yatim dua bersaudara Sahl dan Suhail bin ‘Amr, yang kemudian dibeli oleh Rasulullah saw. untuk dibangunkan masjid dan tempat kediaman beliau.
Awalnya, masjid ini berukuran sekitar 50 m × 50 m, dengan tinggi atap sekitar 3,5 m Rasulullah saw. turut membangunnya dengan tangannya sendiri, bersama-sama dengan para shahabat dan kaum muslimin. Tembok di keempat sisi masjid ini terbuat dari batu bata dan tanah, sedangkan atapnya dari daun kurma dengan tiang-tiang penopangnya dari batang kurma. Sebagian atapnya dibiarkan terbuka begitu saja. Selama sembilan tahun pertama, masjid ini tanpa penerangan di malam hari. Hanya di waktu Isya, diadakan sedikit penerangan dengan membakar jerami.
Kemudian melekat pada salah satu sisi masjid, dibangun kediaman Nabi saw. Kediaman Nabi ini tidak seberapa besar dan tidak lebih mewah dari keadaan masjidnya, hanya tentu saja lebih tertutup. Selain itu ada pula bagian yang digunakan sebagai tempat orang-orang fakir-miskin yang tidak memiliki rumah. Belakangan, orang-orang ini dikenal sebagai ahlussufah atau para penghuni teras masjid.
Setelah itu berkali-kali masjid ini direnovasi dan diperluas. Renovasi yang pertama dilakukan oleh Khalifah Umar bin Khattab pada tahun 17 H, dan yang kedua oleh Khalifah Utsman bin Affan pada tahun 29 H. Di zaman modern, Raja Abdul Aziz dari Kerajaan Saudi Arabia meluaskan masjid ini menjadi 6.024 m² pada tahun 1372 H. Perluasan ini kemudian dilanjutkan oleh penerusnya, Raja Fahd pada tahun 1414 H, sehingga luas bangunan masjidnya hampir mencapai 100.000 m², ditambah dengan lantai atas yang mencapai luas 67.000 m² dan pelataran masjid yang dapat digunakan untuk salat seluas 135.000 m². Masjid Nabawi kini dapat menampung kira-kira 535.000 jemaah.
Begitu,sejarah masjid ini...sekarang,bila kita duduk di dalamnya,saya akan mengatakannya..kita seperti duduk di dunia yang tidak pernah kita rasakan sebelumnya. Kita akan merasakan kenyamanan yang luar biasa, ketenangan yang sungguh membuat kita meneteskan air mata karena kenikmatan yang diberikanNYA...mengingat sangat jauhnya perbedaan antara duduk di mesjid ini,dibanding jika kita duduk di mesjid RT atau mesjid kantor, atau mesjid sekolahan, atau mesjid di rest area...
Apa yang membuat berbeda ?
Dari satu sudut pandang saja, sudah terlihat berbeda...coba kepala kita mendohak ke atas, kita akan melihat tiang-tiang tinggi menyangga setiap jengkalan lahan mesjid dengan tekstur yang dibuat detail dengan kesan sangat serius, ditambah warna belang-belang setiap beberapa meter dari lengkungan dengan ukuran geometris yang teratur, saya pikir sangat banyak lengkungan di mesjid ini yang mengekspresikan isi mesjid ini penuh dengan kelembutan, kesantunan, dan keikhlasan setiap pengunjungnya. Setiap pengunjung mesjid ini akan merasakan kelembutan hati Rasululah, kita akan selalu menangis mengingat beliau berada dalam mesjid ini, apalagi bila membayangkan Rasululah berada di gerbang mesjid ini menyambut kedatangan para tamunya datang dari seluruh penjuru dunia. Bila kita duduk sejak dini hari hingga menjelang subuh di bawah kubah-kubah mesjid ini, kita akan menyaksikan hamparan langit tinggi gelap dengan gemerlap benda-benda langit di atas, lalu secara tiba-tiba kubah-kubah tersebut menutup perlahan tanpa suara (atau...mungkin saya hampir tidak pernah mendengarnya). Apa yang kita bayangkan dari efek fisik kubah-kubah itu? Kalau saya, saya merasakan keramahan pemilik mesjid ini merengkuh kita ke dalam pelukan yang hangat...membuat semua hati menjadi tenang,nyaman,damai....weissss...tak terkatakan...datanglah sendiri ke sini..
Madinah Kota Nabi
Masjid Nabawi ini berada di kota Madinah, Madinah adalah sebutan pendek dari Madinah-tun-Nabi (The City of the Prophet). Secara tampilan mesjid Nabawi ini mewakili keadaan kotanya,kota Madinah...eh ngga kebalik ya...kota Madinah mewakili mesjid Nabawi, atau dua-duanya ngga ada bedanya. Kota Madinah juga memiliki kesan kuat dengan kondisi yang cool, penduduknya ramah tamah...akan keramah tamahan mereka..saya mengalami sendiri,ketika sedang berjalan di pelataran mesjid Nabawi,seorang ibu menyapa kami, hajah! hajah! sambil tersenyum si ibu memberi kami buku do'a berbahasa indonesia, wah si ibu ngerti sekali kalau wajah kami..indonesia banget! thanks a lot, mam...dapatlah buku saku tentang doa-doa penting..jadzakumulah.
1000 x lipat
Kalau kita mengutamakan pahala 1000x lipat, siapa yang tidak ingin mengejarnya, berpayah-payah dalam kelelahan, menahan kantuk dan menanti kegembiraan memasuki harumnya jannah, kita akan lupa mengingat hiruk pikuknya dunia yang kita geluti sehari-hari...tidak ingat susahnya dunia, tidak ingat letihnya menahan kesengsaraan, tidak ingat ketika berdesak-desakan mengejar keinginan dunia,....wah..tidak ada artinya dunia...kita akan merasakan ini, meski ada yang mengatakan lebay lu..demi Allah...nikmat mana lagi yang kita dustakan?
Keutamaannya dinyatakan oleh Nabi saw., sebagaimana diterima dari Jabir ra. (yang artinya):
"Satu kali salat di masjidku ini, lebih besar pahalanya dari seribu kali salat di masjid yang lain, kecuali di Masjidil Haram. Dan satu kali salat di Masjidil Haram lebih utama dari seratus ribu kali salat di masjid lainnya." (Riwayat Ahmad, dengan sanad yang sah)
Diterima dari Anas bin Malik bahwa Nabi SAW bersabda (yang artinya):
"Barangsiapa melakukan salat di mesjidku sebanyak empat puluh kali tanpa luput satu kali salat pun juga, maka akan dicatat kebebasannya dari neraka, kebebasan dari siksa dan terhindarlah ia dari kemunafikan." (Riwayat Ahmad dan Thabrani dengan sanad yang sah)
Dari Sa’id bin Musaiyab, yang diterimanya dari Abu Hurairah, bahwa Nabi SAW bersabda (yang artinya):
"Tidak perlu disiapkan kendaraan, kecuali buat mengunjungi tiga buah masjid: Masjidil Haram, masjidku ini, dan Masjidil Aqsa." (Riwayat Bukhari, Muslim dan Abu Dawud)
Berdasarkan hadis-hadis ini maka Kota Medinah dan terutama Masjid Nabawi selalu ramai dikunjungi umat Muslim yang tengah melaksanakan ibadah haji atau umrah sebagai amal sunah.
Raudlah
Salah satu bagian Masjid Nabawi terkenal dengan sebutan Raudlah (= taman surga). Doa-doa yang dipanjatkan dari Raudlah ini diyakini akan dikabulkan oleh Allah swt. Raudlah terletak di antara mimbar dengan makam (dahulu rumah) Rasulullah saw. Diterima dari Abu Hurairah, bahwa Nabi saw. bersabda (yang artinya):
"Tempat yang terletak di antara rumahku dengan mimbarku merupakan suatu taman di antara taman-taman surga, sedang mimbarku itu terletak di atas kolamku." (Riwayat Bukhari)
Untuk menempuh sampai kubah hijau, tempat dimana Rasul dimakamkan,tentu tidak semudah yang diduga, apalagi untuk kaum perempuan, yang hanya dibatasi di waktu dhuha dan ba'da dhuhur. Belum lagi para askar cewe berteriak-teriak keras kepada para jama'ah, kita akan berhadapan dengan para individu dengan berbeda karakter,tabiat, bahkan cara berbicara..disaat kita shalat atau berdo'a di raudlah,bisa saja terjadi kita diusir oleh para askar cewe yang galak2, bahkan dibentak, kalau mereka memaki..bila anda tdk bisa sabar...saran saya anda bisa memaki mereka dgn bhs inggris, insya Allah mereka tidak paham, he he...tapi hati2 mrk mengerti bahasa indonesia. Namun sebaiknya,anda tetap bersabar, tidak membalas kedzaliman apapun. Bila bertemu dengan para ibu yang "bararadag", yang sering dengan seenak perut menginjak-injak anda, lebih baik menghindar saja...tetapi percayalah, sungguh nikmat dapat memasuki raudlah dan shalat ataupun berdoa di tempat ini, berani bertaruh anda akan menangis haru bila memasuki kawasan ini, bercampur antara kegembiraan melihat makam Rasululah, melihat makam sahabat, sambil membayangkan betapa gembiranya bila berjumpa dengan mereka kelak di hari akhir....
I am the Sun.
I’m a burning ball of fire.
I’m very big indeed.
Life on earth depends on me.
I am the sun.
I am Mercury.
I’m the closest planet to the sun.
I’m a ball of iron — I have no moons.
I am Mercury.
I am Venus.
I’m the same size as the Earth
but I spin the other way and much more slowly.
I have no water — I am Venus.
I am the Earth.
The place where we all live.
There is land and lots of sea so I look blue.
I have a moon.
I am the Earth.
I am Mars.
I’m a rocky, red planet.
My mountains are the highest in our solar system.
I have 2 moons.
I am Mars.
I am Jupiter.
I’m a gas giant.
I’m the biggest and I spin the fastest.
I have the biggest moon.
I am Jupiter.
I am Saturn.
I’m a gas giant.
My rings are made of ice.
Titan is my biggest moon.
I am Saturn.
I am Uranus.
I’m an icy gas giant.
I’m the coldest planet in our solar system.
And I have rings made of dust.
I am Uranus.
I am Neptune.
I’m an icy gas giant.
I’m the farthest planet from the sun.
I have many storms.
I am Neptune.We are The Solar System. We are The Solar System.
The content on the blog is my personal opinion and do not represent anyone else's view, not my employer, volunteer group, membership organization, or other agencies which you might be seen to represent. Also, not intended to “malign any religion, ethnic group, club, organization, company, or individual"
The intention of this blog is to do no harm. To not injure others, defame, or libel. What I write on my blog is not to be taken as fact nor absolute. If you people use my advice, tips, techniques, and recommendations, and are injured or suffer for a financial loss, I am not to be held for any responsibility.
Penulis tidak dapat menjamin akan segala bentuk komentar, pendapat, opini, dan segala sesuatu hal yang dapat melanggar hukum, dan ditulis atau dilakukan oleh pihak luar dan/atau pihak ketiga, sehingga hal ini bukan merupakan tanggung jawab penulis.